Rabu, 01 Desember 2010

Cukup 40 Jam untuk Perdalam dan Terjemahkan Isi Al Quran LPIQ Samarinda Gelar Halal Bi Halal dan Musabaqah

Cukup 40 Jam untuk Perdalam dan Terjemahkan Isi Al Quran

LPIQ Samarinda Gelar Halal Bi Halal dan Musabaqah

Lihat Lengkap di....klik
atau di sini>>>>



LEMBAGA Pendidikan Ilmu Al Quran (LPIQ) Samarinda pagi (24/10) ini akan menggelar Halal Bi Halal dan Musabaqah Terjemah AL Quran. Acara yang digelar di Masjid Islamic Center Samarinda ini mengundang 2.876 peserta didiknya yang tersebar di empat kabupaten/kota, yakni Samarinda, Kutai Kartanegara, Bontang, dan Kutai Timur.
LEMBAGA yang berdiri sejak 2003 silam dan memberikan metode cepat menerjemahkan Al Quran dengan sistem 40 Jam ini, akan menghadirkan penceramah nasional Drs Mohammad Khairul Anam MAg yang juga Ketua Bidang Pendidikan dan Pelatihan LPIQ Pusat.
Acara ini juga sekaligus ajang silaturahmi dan pemberian apresiasi kepada semua peserta didik. Terutama mereka yang akan diuji berkaitan dengan pendidikan yang pernah diberikan.
"Kami ingin melihat kemampuan peserta didik, makanya digelar musabaqah. Kali ini kami siapkan hadiah berupa televisi, dispenser, mesin cuci, dan sejumlah penghargaan lainnya," ujar Koordinator Ustaz LPIQ Samarinda M Ilmi.
Ia menjelaskan, kalau peserta didik dari lembaga yang berkantor di Jl KH Achmad Dahlan ini tidak hanya yang berusia muda, tapi juga yang berusia lanjut. Di lembaga sini, umat muslim bersama-sama belajar dan diberi pendidikan yang dimulai dari pembelajaran membaca hingga menterjemahkan Al Quran.
"Peserta didik kami, dari orang sipil hingga pejabat. Semuanya menjadi satu layaknya keluarga. Tidak memandang kaya atau miskin, semuanya sama. Itu juga salah satu kelebihan lainnya belajar di sini," ungkapnya.
Sistem ini telah teruji dengan banyaknya peserta didik yang mulanya belum bisa mengartikan ayat-ayat Al Quran, tapi setelah beberapa kali pertemuan sudah banyak menguasai kosa kata ayat Alquran bahkan menerjemahkannya secara fasih.
"Ini juga teruji di kota-kota besar lainnya, tidak hanya di Kaltim bahkan di hampir semua di seluruh Indonesia telah ada," tutur ustaz yang kerap menjadi imam masjid besar di Samarinda ini.
Ditambahkan Mohammad Khairul Anam yang nantinya akan menjadi nara sumber ini, metode yang diterapkan terbukti sukses dan dapat meningkatan kualitas membaca Al Quran dengan penguasaan tajwid, tilawah sampai pada hafalan.
"Sesuai dengan Undang-Undang Dasar 1945, di mana disebutkan salah stau pasalnya mencerdaskan kehidupan bangsa. Program ini merupakan salah satunya," paparnya.
Tujuan pelaksanaan program ini menurutnya, untuk meningkatkan kesadaran dan kualitas umat Islam terhadap pemahaman isi kandungan Al Qur'an sebagai pedoman hidupnya. Kemudian menyiapkan insan-insan Qur'ani yang mampu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai Islam dalam segala aspek kehidupan. Lalu, sebagai upaya peningkatan aktivitas para jamaah dengan berdakwah. Sebagaimana di dalam Al Qur'an telah menyebutkan salah satu kewajiban umat Muslim adalah berdakwah.
"Jangan heran kalau para alumninya sudah bisa berdakwah. Karena mereka yang telah belajar dalam program ini, akan melaksanakannya karena sudah memahami isi kandungan Al Quran," pungkasnya. (air)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar